Jumat, 08 April 2011

POLIGAMI BUKANLAH PERINTAH

POLIGAMI BUKANLAH PERINTAH

Ali sina dengan yayasan nya menuduh Poligami adalah perbuatan dosa, disini para anjing-anjing peliharaan ali sina yang padahal mereka mengakui ateis tiba-tiba menjadi mengakui adanya dosa. Suatu ucapan munafik dari para peliharaan ali sina ini, berlindung dibawah agama Kristen untuk mengatakan bahwa poligami adalah zina, ucapan ini adalah keluar dari tulisan Duladi salah seorang anjing peliharaan ali sina di yayasan Faith freedom indonesia “islam baik?, tapi islam bukankah membolehkan poligami?”.

Poligami adalah sistem perkawinan dimana satu orang memiliki lebih dari satu pasangan. Poligami bisa dari dua jenis. Salah satunya adalah permaduan yang mana seorang laki-laki kawin lebih dari satu perempuan yang berarti poligini, dan lainnya adalah poliandri, dimana seorang wanita yang menikah lebih dari satu orang. Dalam Islam, terbatas permaduan lelaki yang memiliki lebih dari satu istri diizinkan maksimal emapat; sedangkan poliandri sepenuhnya dilarang. Sekarang datang ke awal pertanyaan, mengapa seorang laki-laki boleh memiliki lebih dari satu istri dalam ajaran islam?

Duladi begitu percaya diri bahwa dia berlindung di agama Kristen dia berpikir bahwa agama Kristen melarang poligami?, suatu hal yang harus diketahui oleh anjingnya ali sina satu ini bahwa Alquran adalah satu-satunya kitab suci agama di dunia yang mengatakan, "menikah hanya satu". Alquran adalah satu-satunya buku agama, di muka bumi ini tidak ada agama yang yang membuat itu, yang berisi frase 'nikahilah perempuan hanya satu'. Tidak ada buku agamaan lainnya menginstruksikan orang yang hanya memiliki satu isteri. Tidak ada dalam kitab-kitab agama yang lain, baik Weda, Ramayan, Mahabharat, Geeta, tripitaka, Talmud atau Alkitab (Bible) (Kitab sucinya duladi yang mengaku Kristen) setelah saya baca tidak satupun kitab tersebut memberikan batasan jumlah isteri, jadi intinya ajaran dari kitab-kitab tersebut tidak melarang lelaki menikahi wanita hingga 4 bahkan 40 pun tidak dilarang. Menurut kitab-kitab ini lelaki dapat menikahi wanita sebanyak seenak perut lelaki. Tapi hanya kemudian, imam Hindu, rahib bhudha, imam yahudi dan Gereja Kristen membatasi jumlah istri menjadi satu. Banyak orang suci dalam agama Hindu, menurut kitab-kitab mereka, telah memiliki banyak isteri dan gundik. Raja Dashrat, ayah dari Rama, memiliki lebih dari satu isteri. Krishna memiliki beberapa istri. Dalam waktu sebelumnya, orang-orang Kristen diijinkan memiliki isteri banyak, karena Alkitab (Bible) tidak menempatkan batasan pada jumlah isteri. Hanya beberapa abad yang lalu gereja membatasi jumlah istri menjadi satu. Poligami diperbolehkan dalam Judaisme (yahudi). Berhubung dgn Talmud menurut hukum, Ibrahim memiliki tiga istri, dan Salomo memiliki ratusan istri. Praktik permaduan atau poligami atau poligini terus berlangsung dalam ajaran yahudi sampai Rabbi Gershom ben Yehudah (960 CE ke 1030 TM) mengeluarkan dekrit menentangnya. Sephardic masyarakat Yahudi yang tinggal di negara-negara Muslim yang terus berlatih untuk tidak poligini hingga sebagai akhir 1950, sampai sebuah undang-undang dari Ketua kaum pendeta Yahudi Israel memperpanjang larangan tentang menikahi lebih dari satu isteri. Rasanya tidak adil duladi memfitnah Poligami sama dengan zina dan dosa menurut agamanya sedangkan nabi-nabi dan orang-orang suci dalam agamanya sendiri justru poligami tak hingga tidak disadarinya itu, jadi benarkah duladi itu Kristen?? Atau memang Atheis seperti gurunya si Ali sina dan Duladi dibentuk hanya untuk berusaha memecah belah umat beragama di Indonesia? Duladi mengaku islam taat dan ahli agama islam yang akhirnya murtad masuk Kristen setelah menyadari Kristen agama yang bagus dan islam itu salah... aneh kalau memang dia memang mendalami Kristen tentu dia mengetahui tentang poligami dalam ajaran agamanya juga ada bahkan tanpa batas jumlah istri.

Satu lagi Catatan: - Per sensus pada 1975 di India Hindu polygini lebih dari pada umat Islam yang poligami. Laporan dari 'Committee of The Status Wanita dalam Islam', yang diterbitkan pada tahun 1975 di halaman menyebut angka 66 dan 67 yang persentase polygami perkawinan antara tahun 1951 dan 1961 adalah 5,06% di antara Hindu dan hanya 4,31% di kalangan umat Islam. Menurut hukum india hanya pria Muslim diijinkan untuk memiliki lebih dari satu isteri. Poligami menjadi illegal bagi non muslim di India untuk memiliki lebih dari satu isteri. Walaupun ia menjadi ilegal, Hindu memiliki lebih banyak dibandingkan dengan isteri Islam. Sebelumnya, tidak ada pembatasan bahkan pada orang Hindu sehubungan dengan jumlah isteri diperbolehkan. Ia hanya di tahun 1954, ketika Undang-Undang Perkawinan Hindu yang telah disahkan menjadi ilegal untuk Hindu untuk memiliki lebih dari satu isteri. Saat ini poligami adalah hanya Undang-undang manusia yang membatasi Indian Hindu memiliki lebih dari satu isteri dan bukan kitab-kitab suci Hindu. Mari kita menganalisa mengapa Islam yang memungkinkan manusia untuk memiliki lebih dari satu isteri.

Alquran memberikan izin terbatas poligami Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, Alquran adalah satu-satunya kitab agama di muka bumi yang mengatakan 'menikah hanya satu'. Konteks yang diambil untuk pernikahan wanita lebih dari satu adalah ayat dari Surah Nisa dari Alquran yang agung: "Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap anak yatim, maka kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil[265], maka (kawinilah) seorang saja[266], atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. (AQ: 4:3)

Ayat ini jelas memang membolehkan poligami, tapi ingat ada batasan dan ada syarat-syarat tertentu yang memang jelas dari syarat-syarat yang memberatkan itu maka poligami buka kewajiban atau sesuatu yang harus atau perintah, dan bukan pula izin poligami tanpa syarat. berdasarkan Ayat sebelum dan sesudah ayat ini jelas kalau kita kembali merujuk kepada masa lalu yaitu waktu setelah terjadi perang Uhud yang mana 70 tentara islam wafat dimedan perang yang mana banyak jumlah laki-laki yang memang sebagai kepala keluarga gugur, yang mana tentu banyak anak-anak yatim yang harus dipelihara oleh janda-janda yang tentu kesulitan dalam mencari nafkah. Maka banyak lah anak-anak yatim yang mesti disantuni, dan terkadang dalam menyantuni anak yatim terdapat ke khawatiran dalam keadilan maka untuk itu boleh menikahi Ibu-ibu mereka dengan tujuan agar dapat menjadi ayah yang akan memberikan nafkah kepada anak-anak yatim tersebut.

Oleh karena itu jelas poligami bukan aturan tapi pengecualian. Banyak orang berada di bawah kesalahpahaman bahwa seorang muslim wajib bagi manusia untuk memiliki lebih dari satu isteri. Islam memiliki lima kategori hokum yang ada: (i) yakni wajib (ii) 'Mustahab' atau direkomendasikan yakni mendorong (iii) 'Mubah' yakni dibolehkan atau diizinkan (iv) 'Makruh 'yakni tidak dianjurkan (v)' Haraam 'yakni dilarang. Nah poligami jatuh di tengah kategori hokum hal-hal yang dibolehkan. Jadi kita tidak dapat mengatakan bahwa seorang Muslim yang memiliki dua, tiga atau empat isteri adalah Muslim yang lebih baik dibandingkan dengan seorang Muslim yang hanya memiliki satu isteri.

Wasalam

KAJIAN AL QURAN MENGENAI ILMU GEOLOGI

ISLAM TERBUKTI BENAR, FUNGSI GUNUNG

Al Qur’an mengarahkan perhatian kita pada fungsi geologis penting dari gunung.

"Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka..." (Al Qur'an, 21:31)

Sebagaimana terlihat, dinyatakan dalam ayat tersebut bahwa gunung-gunung berfungsi mencegah goncangan di permukaan bumi.
Kenyataan ini tidaklah diketahui oleh siapapun di masa ketika Al Qur’an diturunkan. Nyatanya, hal ini baru saja terungkap sebagai hasil penemuan geologi modern.
Menurut penemuan ini, gunung-gunung muncul sebagai hasil pergerakan dan tumbukan dari lempengan-lempengan raksasa yang membentuk kerak bumi. Ketika dua lempengan bertumbukan, lempengan yang lebih kuat menyelip di bawah lempengan yang satunya, sementara yang di atas melipat dan membentuk dataran tinggi dan gunung. Lapisan bawah bergerak di bawah permukaan dan membentuk perpanjangan yang dalam ke bawah. Ini berarti gunung mempunyai bagian yang menghujam jauh ke bawah yang tak kalah besarnya dengan yang tampak di permukaan bumi.
Dalam tulisan ilmiah, struktur gunung digambarkan sebagai berikut:
Pada bagian benua yang lebih tebal, seperti pada jajaran pegunungan, kerak bumi akan terbenam lebih dalam ke dalam lapisan magma. (General Science, Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 305)
Dalam sebuah ayat, peran gunung seperti ini diungkapkan melalui sebuah perumpamaan sebagai "pasak":
"Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung sebagai pasak?" (Al Qur'an, 78:6-7)
Dengan kata lain, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan kerak bumi dengan memanjang ke atas dan ke bawah permukaan bumi pada titik-titik pertemuan lempengan-lempengan ini. Dengan cara ini, mereka memancangkan kerak bumi dan mencegahnya dari terombang-ambing di atas lapisan magma atau di antara lempengan-lempengannya. Singkatnya, kita dapat menyamakan gunung dengan paku yang menjadikan lembaran-lembaran kayu tetap menyatu.
Fungsi pemancangan dari gunung dijelaskan dalam tulisan ilmiah dengan istilah "isostasi". Isostasi bermakna sebagai berikut:
Isostasi: kesetimbangan dalam kerak bumi yang terjaga oleh aliran materi bebatuan di bawah permukaan akibat tekanan gravitasi. (Webster's New Twentieth Century Dictionary, 2. edition "Isostasy", New York, s. 975)
Peran penting gunung yang ditemukan oleh ilmu geologi modern dan penelitian gempa, telah dinyatakan dalam Al Qur’an berabad-abad lampau sebagai suatu bukti Hikmah Maha Agung dalam ciptaan Allah.
"Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka..."(Al Qur'an, 21:31)

Menjawab Hujatan Ayat-ayat perang di Al QUR'AN

Menjawab Hujatan Ayat ayat perang di Al Qur’an

oleh Islamic Science Group (ISG) pada 24 Februari 2011 jam 2:02
Ayat Ayat Perang di Al Qur’an sering dijadikan Alat pembenar para Misionaris dan Para penghujat untuk Menghujat islam, Allah Swt dan nabi Muhammad Saw, dan ejekan mereka Muslim maupun Muslimah. Bahkan diantara mereka memberikan label terhadap ayat ayat tersebut dengan label AYAT AYAT JAHAT di Al Qur’an.

Untuk menjawab hujatan tersebut maka cara cara pendekatan yang mengutamakan Obyektifitas,memperhatikan Konteks ayat tersebut dan juga perbandingan dengan Ayat ayat yang terdapat pada Kitab suci mereka serta perbandingan dengan melihat fakta fakta sejarah.


I.Berdasarkan Fakta sejarah tak terbantahkan bahwa masa Kenabian Muhammad saw mengalami 2 Fase yaitu fase MAKKAH dan MADINAH,dan kalau kita mencermati lebih dalam lagi kedua Fase tersebut juga secara Posisi sangat berbeda,yaitu fase pertama pada  masa Kenabian sebagai masyarakat sipil Biasa (periode Makkah) dan Fase kedua setelah terbentuknya masyarakat Berdaulat (NEGARA).

Dan Nabi lain yang mengalami 2 fase Kenabian ini adalah Musa As,yaitu Fase saat di Mesir sebagai masyarakat sipil Biasa dan fase di tanah perjanjian terbentuknya masyarakat Berdaulat (NEGARA)

Dan ayat ayat Al Qur’an yang berisi Perintah perang semua diturunkan pada MASA KEDUA,yaitu di Madinah setelah terbentuknya masyarakat Berdaulat (NEGARA).

Kalau perintah perang pada saat masyarakat tersebut sudah berdaulat merupakan sebuah tindakan yang bertentangan seluruh hati Nurani manusia ,maka apakah mereka tidak melihat
Tentang FAKTA tak terbantahkan ,bahwa setiap Negara negara yang berdaulat pasti memiliki ‘angkatan perang/bersenjata’,yang mereka dipersiapkan untuk sewaktu waktu bisa berperang menghadapi Musuh.

Atau Bukti tak terbantahkan bahwa setiap negara memiliki Angkatan perang/ bersenjata ada bukti tak terbantahkan bahwa sesungguhnya hal yang mereka persoalkan tidak bertentangan dengan hati nurani Manusia tetapi justru sesuai hati Nurani manusia.

II. sekarang kita perhatikan ayat ayat yang sering mereka persoalkan , untuk menjawab secara ringkas akan saya ringkas (kelompokan) ayat-ayat yang disampaikannya

A. QS 8:39

 

Untuk memahami ayat sebaiknya kita baca ayat tersebut sebelum dan sesudahnya sehingga tahu konteks perintah tersebut

30. Dan , ketika orang-orang kafir memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya.

jadi setelah melihat ayat-ayat sebelumnya maka akan jelas sekali seperti apa “konteks perintah perang tersebut” = perintah perang tersebut adalah perintah yang bersyarat =apa syaratnya”

1. apabila mereka berusaha / berdaya upaya untuk mengusir/ memenjarakan /membunuh (ayat 30)

sudah sangat jelas bahwa “proses perintah peperangan” atau
diijinkan berperang sudah sangat jelas yaitu berdasarkan kriteria yang jelas dan dilakukan tahap demi tahap hingga di perintah untuk berperang =Seperti ada ungkapan“musuh jangan dicari kalau ada Musuh jangan lari” rasanya ungkapan ini sangat cocok sekali”dan selanjutnya kita lihat ayat-ayat yang dianggap jahat oleh para misionaris dan penghujat Islam


B. QS 9:5 QS 9:14 Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman,
QS 9:29 Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk. QS 9:103 Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo`alah untuk mereka. Sesungguhnya do`a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
QS 9:123 Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.

a. suasana perang pasti ada “kekerasan”ayat diatas sangat jelas sekali dikutip dari satu surat yaitu At taubah atau surat Baraah. Yaitu surat yang membahas soal “perang” kalau sebelumnya membahas soal :penyebab-penyebab perintah perang maka dalam surat ini akan penjelasan bagaimana menyikapi “saat terjadinya perang”

Dan begitu khususnya Surat ini maka ada perbedaan yang sangat mencolok dengan Surat-Surat lain yang selalu di awali dengan “Basmalah” tetapi khusus Surat ini tidak. Dan dalam peperangan sudah sangat jelas “membunuh atau terbunuh” jadi aroma kekerasan pasti terjadi dalam peperangan fisik!

Karena kalau tidak ada kekerasan didalam perang maka tidak mungkin termasuk sebagai “perang”
Jadi apakah relevan menilai bahwa :”kekerasan didalam perang ‘ itu jahat?

Yang penjelasan sebelumnya sudah sangat jelas bahwa itu merupakan perlawanan terhadap sebuah kezaliman,yang sudah dilakukan berbagai cara / proses bertahap (diberi peringatan terlebih dahulu dan tahapan-tahapan selanjutnya.

b. dalam hal waktu ada pembatasan/ waktu-waktu terlarang bulan yang diharamkan (ayat 5 )

c. Jizyah dan ZakatDan mungkin ada sesuatu yang dianggap Jahat yaitu mengenai Jizyah untuk orang di luar Islam!Benarkah aturan ini Jahat??
Sebaiknya perhatikan juga bahwa orang Mukmin juga mempunyai kewajiban yaitu Membayar Zakat

(ayat 103) Sedangkan orang Islam dibebani mem-bayar zakat,jadi kalau orang ahli kitab tidak dibebani membayar apa-apa ,apakah ini adil???

Yang beragama Islam di wajibkan membayar Zakat tetapi yang tidak Islam dibebaskan??

= apakah itu keadilan??

siapapun akan menjawab tidak adil! Tetapi kalau seperti ini semua warga di beri kewajiban membayar (walau namanya saja berbeda) tetapi mereka sama-sama dilindungi bukankah justru inilah keadilan = bukan ajaran Jahat!
3. QS 2:191

  sekarang kita perhatikan juga ayat sebelum dan sesudahnya

190. Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

191. Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah[*] itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.

[*].
193. Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

194. Bulan haram dengan bulan haram, dan pada sesuatu yang patut dihormat berlaku hukum qishaash. Oleh sebab itu barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.

setelah kita tahu bagaimana saat perang tetapi ada yang perlu diingat !a. kalau akhirnya terjadi perang dan harus ada kekerasan maka jangan sampai melampaui batas (ayat 190) =
tidak boleh menggunakan kekerasan secara berlebihan dari apa yang mereka lakukan = yang sepadan dengan apa yang mereka lakukan . bahayanya fitnah yang lebih kejam daripada pembunuhan (ayat 191)

c. bulan Haram dan tempat yang terlarang untuk berperang tetapi kalau diserang pada saat itu maka tetap berlaku hukum Qishash yaitu boleh balas menyerang (101 &194) maka dalam konteks ini sangat jelas sekali tidak ada ayat kejahatan didalamnya karena semua karena ada sebab / pemicu dari mereka sendiri yang memerangi terlebih dahulu ,= memerangi karena diperangi lebih dahulumaka berlakulah hukum Qisash yaitu membalas yang sepadan / setara tidak boleh melampaui batas!!

III. Sekarang kita bandingkan dengan ayat ayat yang terdapat dalam kitab Yahudi TANAKH yang  oleh Kristen diganti Labelnya menjadi Perjanjian LAMA,kalau mereka para Penhujat mengutip ayat ayat Al Qur’an tanpa memperhatikan Konteks ayat yang dikutip,maka pada saya akan menjawab perbandingan ini dengan menyampaikan ayat ayat yang memperhatikan Konteks ayat tersebut, dengan tidak mengutip satu ayat tetapi mengutip dengan menyertakan ayat sebelum dan sesudahnya

Bilangan 31:1-18

31:1 TUHAN berfirman kepada Musa:
31:4 Dari setiap suku di antara segala suku Israel haruslah kamu menyuruh seribu orang untuk berperang."
31:5 Demikianlah diserahkan dari kaum-kaum Israel seribu orang dari tiap-tiap suku, jadi dua belas ribu orang bersenjata untuk berperang.
31:6 Lalu Musa menyuruh mereka untuk berperang, seribu orang dari tiap-tiap suku, bersama-sama dengan Pinehas, anak imam Eleazar, untuk berperang, dengan membawa perkakas tempat kudus dan nafiri-nafiri pemberi tanda semboyan.
31:7 Kemudian berperanglah mereka melawan Midian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, lalu membunuh semua laki-laki mereka.
31:8 Selain dari orang-orang yang mati terbunuh itu, merekapun membunuh juga raja-raja Midian, yakni Ewi, Rekem, Zur, Hur dan Reba, kelima raja Midian, juga Bileam bin Beor dibunuh mereka dengan pedang.
31:9 Kemudian Israel menawan perempuan-perempuan Midian dan anak-anak mereka; juga segala hewan, segala ternak dan segenap kekayaan mereka dijarah,
31:10 dan segala kota kediaman serta segala tempat perkemahan mereka dibakar.
31:11 Kemudian diambillah seluruh jarahan dan seluruh rampasan berupa manusia dan hewan itu,
31:12 dan dibawalah orang-orang tawanan, rampasan dan jarahan itu kepada Musa dan imam Eleazar dan kepada umat Israel, ke tempat perkemahan di dataran Moab yang di tepi sungai Yordan dekat Yerikho.
31:13 Lalu pergilah Musa dan imam Eleazar dan semua pemimpin umat itu sampai ke luar tempat perkemahan untuk menyongsong mereka.
31:14 Maka gusarlah Musa kepada para pemimpin tentara itu, kepada para kepala pasukan seribu dan para kepala pasukan seratus, yang pulang dari peperangan,
31:15 dan Musa berkata kepada mereka: "Kamu biarkankah semua perempuan hidup?
31:16 Bukankah perempuan-perempuan ini, atas nasihat Bileam, menjadi sebabnya orang Israel berubah setia terhadap TUHAN dalam hal Peor, sehingga tulah turun ke antara umat TUHAN.
31:17 Maka sekarang bunuhlah semua laki-laki di antara anak-anak mereka, dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh.
31:18 Tetapi semua orang muda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu biarkan hidup bagimu.
31:17 Maka sekarang bunuhlah semua laki-laki di antara anak-anak mereka, dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh.
31:18 Tetapi semua orang muda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu biarkan hidup bagimu.


atau anda ingin ayat-ayat pembunuhan massal lagi didalam alkitab?

bisa anda baca ayat-ayat ini juga...

ingin ayat lain soal pembunuhan massal nich di alkitab?

Yosua 8:1-29

8:1 Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Janganlah takut dan janganlah tawar hati; bawalah seluruh tentara dan bersiaplah, majulah ke Ai. Ketahuilah, Aku serahkan kepadamu raja negeri Ai, rakyatnya, kotanya dan negerinya,

8:2 dan haruslah kaulakukan kepada Ai dan rajanya, seperti yang kaulakukan kepada Yerikho dan rajanya; hanya barang-barangnya dan ternaknya boleh kamu jarah. Suruhlah orang bersembunyi di belakang kota itu."

8:3 Lalu bersiaplah Yosua beserta seluruh tentara untuk pergi ke Ai. Yosua memilih tiga puluh ribu orang, pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa, mereka disuruhnya pergi pada waktu malam

8:4 dan kepada mereka diperintahkannya, katanya: "Ketahuilah, kamu harus bersembunyi di belakang kota itu untuk menyerangnya, janganlah terlalu jauh dari kota itu, dan bersiap-siaplah kamu sekalian.

8:5 Aku dan semua orang yang bersama-sama dengan aku akan mendekati kota itu; apabila mereka keluar menyerbu kami, seperti yang pertama kali, maka kami akan melarikan diri dari hadapan mereka.

8:6 Jadi mereka akan keluar menyusul kami, sehingga kami memancing mereka jauh dari kota itu, sebab mereka akan berkata: orang-orang itu melarikan diri dari hadapan kita seperti yang pertama kali. Jika kami melarikan diri dari hadapan mereka,

8:7 maka kamu harus bangun dari tempat persembunyianmu itu untuk menduduki kota itu, dan TUHAN, Allahmu, akan menyerahkannya ke dalam tanganmu.

8:8 Segera setelah kamu merebut kota itu, haruslah kamu membakarnya; sesuai dengan firman TUHAN kamu harus melakukan semuanya itu; ingatlah, itulah perintahku kepadamu."
8:9 Demikianlah Yosua menyuruh mereka pergi, lalu berjalanlah mereka ke tempat persembunyian dan tinggal di antara Betel dan Ai, di sebelah barat Ai. Tetapi Yosua bermalam di tengah-tengah rakyat pada malam itu.

8:10 Keesokan harinya Yosua bangun pagi-pagi, lalu diperiksanyalah barisan bangsa itu dan berjalanlah ia maju beserta para tua-tua orang Israel di depan bangsa itu ke Ai.

8:11 Juga seluruh tentara yang bersama-sama dengan dia berjalan maju; mereka maju mendekat, lalu sampai ke tentangan kota itu, kemudian berkemahlah mereka di sebelah utara Ai, sehingga lembah itu ada di antara mereka dan Ai.

8:12 Yosua telah mengambil kira-kira lima ribu orang, lalu disuruhnya mereka bersembunyi di antara Betel dan Ai, di sebelah barat kota itu
.
8:13 Beginilah rakyat itu diatur: seluruh tentara itu di sebelah utara kota dengan barisan belakang di sebelah barat kota. Pada malam itu berjalanlah Yosua melalui lembah itu.

8:14 Pagi-pagi, ketika raja negeri Ai melihat hal itu, maka ia dan seluruh rakyatnya, orang-orang kota itu, segera keluar berperang, menyerbu orang Israel, ke lereng di seberang dataran itu; raja itu tidak tahu, bahwa ada orang bersembunyi di belakang kota.

8:15 Yosua dan seluruh orang Israel itu berlaku seolah-olah dipukul mundur oleh mereka, lalu melarikan diri ke arah padang gurun.

8:16 Sebab itu semua orang yang ada di kota dikerahkan untuk mengejar orang Israel. Maka mereka mengejar Yosua, sehingga makin jauhlah mereka terpancing dari kota.

8:17 Seorangpun tidak tertinggal lagi di Ai dan Betel yang tidak keluar memburu orang Israel. Mereka meninggalkan kota itu terbuka, karena mereka mengejar orang Israel.

8:18 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Acungkanlah lembing yang ada di tanganmu ke arah Ai, sebab Aku menyerahkan kota itu ke dalam tanganmu." Maka Yosua mengacungkan lembing yang di tangannya ke arah kota itu.

8:19 Ketika diacungkannya tangannya, maka segeralah bangun orang-orang yang bersembunyi itu dari tempatnya, mereka berlari memasuki kota, merebutnya, lalu segera membakar kota itu.

8:20 Ketika orang Ai berpaling menoleh ke belakang, tampaklah asap kota itu naik membubung ke langit; mereka tidak sempat melarikan diri ke manapun juga, sebab rakyat yang tadinya lari ke padang gurun, berbalik melawan pengejar-pengejarnya.

8:21 Ketika Yosua dan seluruh Israel melihat, bahwa orang-orang yang bersembunyi itu telah merebut kota dan bahwa asap kota itu naik membubung, berbaliklah mereka, lalu menewaskan orang-orang Ai.

8:22 Sementara itu juga keluar orang-orang Israel yang lain dari dalam kota menyerbu orang-orang Ai, sehingga terjepit di tengah-tengah orang Israel itu, yang ini dari sini dan yang itu dari sana; orang-orang Ai ditewaskan, sehingga seorangpun dari mereka tidak ada yang dibiarkan terlepas atau luput.

8:23 Tetapi raja Ai ditangkap mereka hidup-hidup dan dihadapkan kepada Yosua.

8:24 Segera sesudah orang Israel selesai membunuh seluruh penduduk kota Ai di padang terbuka ke mana orang Israel mengejar mereka, dan orang-orang ini semuanya tewas oleh mata pedang sampai orang yang penghabisan, maka seluruh Israel kembali ke Ai dan memukul kota itu dengan mata pedang.

8:26 Dan Yosua tidak menarik tangannya yang mengacungkan lembing itu, sebelum seluruh penduduk kota Ai ditumpasnya.


8:27 Hanya ternak dan barang-barang kota itu dijarah oleh orang Israel, sesuai dengan firman TUHAN, yang diperintahkan-Nya kepada Yosua
.

8:28 Yosua membakar Ai dan membuatnya menjadi timbunan puing untuk selama-lamanya, menjadi tempat yang tandus sampai sekarang.

8:29 Dan raja Ai digantungnya pada sebuah tiang sampai petang. Ketika matahari terbenam, Yosua memerintahkan orang menurunkan mayat itu dari tiang, lalu dilemparkan di depan pintu gerbang kota, kemudian didirikan oranglah di atasnya suatu timbunan batu yang besar, yang masih ada sampai sekarang

 Ayat ayat lain bisa baca di sini :

Yosua 10:8-43
Yosua 11 :6-23
Hakim-hakim 1 :1-17
Hakim-hakim 3 :1-31
Hakim-hakim 8:1-26
Hakim-hakim 20 :18-48

IV. perbandingkan dengan ayat ayat dari Injil kanonik

ada postingan dari Jones di forum-swaramuslim.net yang menyajikan data-data

10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang (machaira).

Ket : 3162 macaira probably feminine of a presumed derivative of mach - mache 3163; a knife, i.e. dirk; figuratively, war, judicial punishment:--sword. μαχαιρα (218) a large knife or dagger, short sword. Machaira, adalah senjata yang canggih pada saat itu alias alat pembunuh yang mematikan http://www.aurorahistoryboutique.com/A000045.htm (padanan di Indonesia: clurit), jadi machaira pada ayat itu konotasinya apa?. Pengertian machaira menurut PB dan PL adalah sama : senjata, alias alat pembunuh. Untuk memotong telinga Matt 26:51 machairan, noun, singular. Bisa dibeli Luke 22:38 machairai, noun, plural.

Yahweh sendiri punya machaira (bacalah septuagint)

Exo 22:24 Maka murka-Ku akan bangkit dan Aku akan membunuh kamu dengan pedang (machaira), sehingga isteri-isterimu menjadi janda dan anak-anakmu menjadi yatim.

Deut 32:41 apabila Aku mengasah pedang-Ku (machairan mou) yang berkilat-kilat, dan tangan-Ku memegang penghukuman, dst...

Deut 32:42 Aku akan memabukkan anak panah-Ku dengan darah, dan pedang-Ku(machairan mou) akan memakan daging:...dst

Silahkan anda check sendiri apa arti ?machaira? pada ayat bible lainnya.

Digunakan untuk siapa "machaira" (senjata) itu?

Matt 10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,

Matt 10:36 dan musuh (echtroi) orang ialah orang-orang seisi rumahnya.

Apa yang dipisahkan dengan ?machaira?, orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya?, Machaira adalah senjata, digunakan untuk memisahkan ruh dan jasad mereka alias membunuh, sehingga mereka benar-benar terpisah oleh kematian. Tindakan apa yang harus dilakukan terhadap musuh dengan ?machaira? ditangan? Apa ayat itu tidak berkonotasi untuk membunuh anggota keluarga sendiri?

Realisasi Matt 10:34, pengikut Jesus diperintah membeli machaira (anda sudah membeli atau belum?)

Luke 22:36 Jawab mereka: "Suatupun tidak." Kata-Nya kepada mereka: "Tetapi sekarang ini, siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang mempunyai bekal; dan siapa yang tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang (machaira).

Luke 22:49 Ketika mereka, yang bersama-sama dengan Yesus, melihat apa yang akan terjadi, berkatalah mereka: "Tuhan, mestikah kami menyerang mereka dengan pedang

Peter memakai machaira Matt 26:51

V.perbandingan Data sejarah yang dilakukan Muslim dan Kristian

Data ini juga saya kutip dari postingan Akhi Jones di Forum-swaramuslim.net. tahun 1994 di Rwanda negeri itu adalah negeri yang paling Christian di benua Africa, buah success evangelical missionary ( http://www.britannica.com/eb/article-40763/Rwanda ), tapi ditahun itu tanpa ada pihak luar yang mengadu domba dua suku Hutu dan Tutsi saling bantai tidak pandang bulu termasuk para tokoh/pemuka agama juga terlibat/ gereja (Rwanda Christian Churches and Genocide in Rwanda my research indicates that religion was nevertheless an essential element in the Rwandan genocide. Timothy Longman Vassar College

1. Christian_Church_Genocide.htm

2. http://iwpr.net/?p=acr&s=f&o=325838&apc_state=henpacr

3. http://www.afrol.com/html/Countries/Rwanda/backgr_cross_genocide.htm

4. http://www.unitedhumanrights.org/Genocide/genocide_in_rwanda.htm

5. http://www.geocities.com/missionalia/rwanda1.htm

6. http://findarticles.com/p/articles/mi_m1058/is_8_121/ai_n6003109

7. http://www.newsfromafrica.org/newsfromafrica/articles/art_10231.html


Fakta: Dinegeri penganut ajaran Jesus yang katanya penuh kasih, dengan melibatkan gereja dan tokoh agama, rakyatnya saling membunuh, mereka melakukannya tanpa dengan alat pembunuh massal, hanya dalam waktu 100 hari atau 3 bulan 800.000-1000.000 nyawa manusia melayang (lebih dari 10% jumlah penduduk yang kala itu berjumlah 7,7 jt), hampir 10.000 nyawa sehari!!!!!(melebihi kekejaman rekan seiman mereka, Nazi). Bayangkan kalau berat rata-rata penduduk Rwanda/ Burundi yang terbunuh 40 kg, total korban genocide ajaran kasih = 800 ribu X 40 kg = 32 ribu ton/ 3 bulan melebihi produksi daging sapi nasional 34 ribu ton/ tahun http://www.bppt.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=1553&Itemid=30

Ajaran apakah yang memperlakukan manusia lebih kejam dari pada memperlakukan binatang?

Peristiwa itu sepertinya sesuai dengan Matt 10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang??.

Bagaimanakah rekonsiliasi mereka?

1.http://www.nytimes.com/2004/04/07/international/africa/07RWAN.html?ex=1396756800&en=e0838186e9f4832f&ei=5007&partner=USERLAND


2. http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/africa/3561365.stm


3. http://www.islamonline.net/English/News/2002-09/24/article42.shtml


Kembali kepada fitrah manusia. (Setelah tragedi tersebut para penduduk Rwanda mulai beralih memeluk Islam yang mereka anggap bisa menciptakan kedamaian)

Pertanyaan dari sdr. teman : "Saya tidak punya data statistik .. tapi permusuhan itu dari dulu ada. Bagaimana mengukur "bertambah kasih" atau "bertambah bermusuhan" ???" dijawab :"Paling mudah ukur saja dengan jatuhnya korban jiwa". Lalu Jones mengungkapkan fakta dan data statistik :

Coba anda check data ini valid atau tidak.

Sejak jaman Rasulullah tahun 622 hingga kini korban jiwa jang jatuh karena keterlibatan orang yang mengaku beragama Islam termasuk peristiwa politik dll.

Arab Outbreak, et seq. (7th Century CE and beyond) TOTAL: 698,200
Perang salib : 2000,000
Muhammad Shah Sultan of Kulbarga vs. Bukka I, Raya of Vijayanagar (1366) 500,000
Armenian Massacres (1915-23): 1 500 000
Bangladesh (1971): 1 250 000
Afghanistan (1979-2001): 1 800 000
Iran-Iraq War (1980-8: 1 000 000
Sudan (1983 et seq.): 1 900 000
Iraq, Saddam Hussein (1979-2003): 300 000
Kurdistan (1980s, 1990s): 300 000
Somalia (1991 et seq.): 400 000
Indonesia (1965-66): 450 000
Sudan (1955-72): 500 000
Lebanon (1975-90): 150 000
East Timor, Conquest by Indonesia (1975-99): 200 000
Uganda, Idi Amin's regime (1972-79): 300 000
Greco-Turkish War (1919-1922): 250 000, dll.

Total katakanlah 15 000 000 jiwa selama 14 abad, (Kalau karena ke Islaman saja jumlah korban diatas akan jauh berkurang),lebih sedikit jumlahnya bila dibandingkan dengan orang yang mati karena merokok di tahun 80 an. (R. Peto, "Mortality from tobacco in developed countries: indirect estimation from national vital statistics", Lancet, 23 May 1992: 1980s: 17,000,000}

Check data ini valid atau tidak.

Korban jiwa jang jatuh karena keterlibatan orang yang mengaku beragama Kristen. Ajaran yang diclaim "kasih"

0-XI terlalu panjang urutannya

Crusades (1095-1291) 1 000 000
Albigensian Crusade (1208-49) 1,000,000
During the Saracen slaughters in Spain 7000 000
Saxons and Scandinavians lost their lives opposing the introduction of Christianity 2 000 000
Holy Wars against the Netherlands, Albigenses, Waldenses, and Huguenots 1,000,000
Spanish Inquisition (1478-1834) 350000
French Wars of Religion 16th century 3 000 000
Thirty Years War 17th century 7 000 000

Total 22 000 000 selama 6 abad, siapakah pelakunya ? Ini melebihi 15 jt selama 14abad.

Penjajahan & perang Abad 18 - 19
Congo Free State (1886-1908): 8 000 000
Annihilation of the American Indian 20.000.000
(untuk genocide American Indian diatas angkanya lebih banyak dari itu, sedang saya pelajari)
Philippines Insurgency (1899-1902): 220 000
Brazil (1900 et seq.): 500 000
Amazonia (1900-12): 250 000
Portuguese Colonies (1900-25): 325 000
French Colonies (1900-40) >200,000
Abyssinian Conquest (1935-41): 400 000
Algeria (1954-62): 537 000
British India 19th century 17 000 000, dll.

Total kira kira 45 000 000 jiwa selama 2 abad , siapakah pelakunya ? lho kok grafiknya meningkat ?

Abad 20

First World War (1914-1: 15 000 000
Second World War (1937-45): 55 000 000
That's 35,000,000 deaths which can probably be blamed on Hitler to one extent or another.
Mexican Revolution (1910-20): 1 000 000
Spanish Civil War (1936-39) and Franco Regime (1939-75): 365 000 + 100 000
Korean War (1950-53): 2 800 000
First Indochina War (1945-54): 400 000
Second Indochina War (1960-75): 3 500 000
Ethiopia (1962-92): 1 400 000
Rwanda and Burundi (1959-95): 1 350 000
Liberia (1989-97): 150 000
Zaire (Dem. Rep. Congo), Civil War (1997) 250,000
Bosnia and Herzegovina (1992-95): 175 000
Iraq - International embargo (1990-): 350 000
Guatemala (1960-1996): 200 000
Colombia (1946-5: 200 000
Greek Civil War (1943-49): 158 000
Balkan Wars (1912-13): 140 000. dll.

Total kira kira 70 000 000 juta jiwa selama 1 abad , melonjak drastic siapa lagi pelakunya..? Jadi selama adanya Christianity hingga kini tahun sudah 140.000.000 juta jiwa melayang

Bagaimana nantinya di abad 21 ? Apakah itu yang disebut buah ajaran kasih ?

Coba direnungkan

20 abad 140 juta, 14 abad 15 juta

Ajaran yang manakah yang pantas disebut damai ? Perjanjian lama menyebutkan 1,300,000 orang mati atas perintah Jehowa, penduduk dunia saat itu 300,000,000 http://www.census.gov/ipc/www/worldhis.html

Persentasi orang mati diatas, dibanding jumlah penduduk dunia adalah 0.43%. Sekarang Perjanjian Baru total korban jiwa keterlibatan orang mengaku beragama Kristen 140,000,000 penduduk dunia sekarang 6,000,000,000. Persentasi orang mati diatas dibanding jumlah penduduk dunia adalah 2.33%.
0.43 % menjadi 2.33%??? Kok malah meningkat 540 %?

Kesimpulannya.

Kalau saja mereka mau memperhatikan data data ini,apakah mereka akan tetap akan menghujat Islam terhadap persoalan ayat ayat Perang di Al Qur'an?

kalau tetap bersikap demikian maka sesungguhnya mereka hanya memamerkan MENTAL MENTAL MUNAFIK sebagaimana kriteria yang Yesus sampaikan di Injil kanonik ,mempersoalkan selumbar di mata orang lain tetapi Balok di mata sendiri tidak kelihatan .


7:3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?
7:4 Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.
7:5 Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."

KEBANYAKAN diantara mereka MEMUJA nama YESUS BAHKAN MEMPERTUHANKAN tetapi kenyataannya mereka membutakan mata dan hati akan PESAN YESUS INI.

dan justru sikap sikap mereka sesungguhnya membenarkan Ayat ayat Allah ,sebagaimana Firman Allah ini :



Katakanlah:"Hai Ahli Kitab, apakah kamu memandang kami salah, hanya lantaran kami beriman kepada Allah, kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, sedang kebanyakan di antara kamu benar-benar orang-orang yang fasik(Qs Al maidah 59)

MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA

wassalam

قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ هَلْ تَنقِمُونَ مِنَّا إِلاَّ أَنْ آمَنَّا بِاللّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنزِلَ مِن قَبْلُ وَأَنَّ أَكْثَرَكُمْ فَاسِقُونَ

8:25 Jumlah semua orang yang tewas pada hari itu, baik laki-laki maupun perempuan, ada dua belas ribu orang, semuanya orang Ai
31:2 "Lakukanlah pembalasan orang Israel kepada orang Midian; kemudian engkau akan dikumpulkan kepada kaum leluhurmu."
31:3 Lalu berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Baiklah sejumlah orang dari antaramu mempersenjatai diri untuk berperang, supaya mereka melawan Midian untuk menjalankan pembalasan TUHAN terhadap Midian.
Fitnah (menimbulkan kekacauan), seperti mengusir sahabat dari kampung halamannya, merampas harta mereka dan menyakiti atau mengganggu kebebasan mereka beragama.
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.

Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu


2. mereka melecehkan ayat-ayat Allah (ayat 31)
3 mereka melecehkan dan menantang Allah (ayat 32-34)
4. mereka menjalankan ibadah tetapi hanya untuk melecehkan (ayat 35)
5 mereka manafkahkan hartanya untuk menghalang-halangi (ayat 36)
6. mereka perlu dipisahkan lebih dahulu ,barangkali diantara merka masih ada orang yang baik (ayat 37)
7. di ingatkan agar berhenti dari tindakan-tindakan (yang sudah diuraikan sebelumnya),dan kalau mereka berhenti maka akan di maafkan / diampuni,tetapi kalau mereka tetap tidak mau berhenti masih diingatkan apa-apa yang pernah terjadi orang-orang terdahulu
(ayat 3
8. barulah diperintah berperang (ayat 39)
9. dan diingatkan bahwa Allah sebaik-baiknya penolong dan pelindung.(ayat 40)
Kesimpulannya adalah perintah berperang adalah harus memenuhi syarat-syarat seperti di atas, dan menyikapinya harus melalui proses bertahap! = tidak asal-asalan atau tergesa-gesa.Dan paling perlu diingat adalah “persoalan pertama dan utama” yaitu mereka dahulu yang memulai bersikap memusuhi!
Apakah ajaran seperti ini ajaran yang jahat??
Bukan ajaran tentang pembelaan diri?
memerangi orang yang sudah punya niatan Mengusir.memenjarakan,membunuh??
dan itupun berdasarkan syarat yang sangat banyakdan harus dilakukan secara bertahap dalam menghadapi mereka!

31. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, mereka berkata: "Sesungguhnya kami telah mendengar (ayat-ayat yang seperti ini), kalau kami menhendaki niscaya kami dapat membacakan yang seperti ini, ini tidak lain hanyalah dongeng-dongengan orang-orang purbakala."
32. Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: "Ya Allah, jika betul (Al Quran) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih."
33. Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun
34. Kenapa Allah tidak mengazab mereka padahal mereka menghalangi orang untuk (mendatangi) Masjidilharam, dan mereka bukanlah orang-orang yang berhak menguasainya? Orang-orang yang berhak menguasai(nya) hanyalah orang-orang yang bertakwa. tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
35. Sembahyang mereka di sekitar Baitullah itu, lain tidak hanyalah siulan dan tepukan tangan. Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu.
36. Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan,
37. supaya Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahannam. Mereka itulah orang-orang yang merugi.
38. Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: "Jika mereka berhenti , niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi sesungguhnya akan berlaku sunnah (hukum) orang-orang dahulu ."
39. Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.
40. Dan jika mereka berpaling, maka ketahuilah bahwasanya Allah Pelindungmu. Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.
Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama
itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka
sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.

KANDUNGAN AL QURAN MENGENAI SCIENCE

Bukti Kebenaran AL QURAN dalam Astronomi


BUKTI KEBENARAN AL-QUR'AN (ASTRONOMI)

Nicolaus Copernicus, Giordano Bourno dan Galileo Galilei adalah ilmuwan ilmu astronomi pd abad ke 15 dan 16. Namun pemikiran mereka ini bertentangan dgn Gereja. Copernicus dan Bourno dikejar2 oleh Gereja dan dibunuh.


Sedangkan sejarah Galileo Galilei ialah ia lahir di Pisa, Toscana, 15 Februari 1564 – meninggal di Arcetri, Toscana, 8 Januari 1642 (77 tahun). Galileo Galilei menghabiskan 3/4 dari usia hidupnya untuk mempelajari astronomi berbasis fisika hingga berhasil melahirkan hukum gerak dan dinamika.

Karena ilmunya itu, ia dihukum. Ia dianggap menentang gereja. Tapi Paus Johanes Paulus II pada tahun 1992 mempersalahkan hukuman itu dan merehabilitasi Galileo menjadi ilmuwan. Karena ilmu yang diajarkan justru dianggap mempermudah manusia mengenali kekuasaan Tuhan.

Bayangkan saja, Paus baru memahami revolusi ilmiah Galileo itu ratusan tahun kemudian. Sedangkan Mohammad SAW yang buta huruf, telah memerintahkan para sahabatnya untuk menulis firman Allah SWT tentang ini ribuan tahun sebelumnya.

Sesungguhnya ilmu yang paling utama dikuasai adalah ilmu tentang Kitabullah (Al-Qur’an). Dari segi membacanya, menghafal, memahami, menafsiri serta mengamalkannya. Kemudian ilmu sunnah Rasulullah saw. Dari segi riwayat, dirayat, praktik dan pemahaman agama dalam konteks akidah, ibadah, muamalah.

Selain menguasai kedua ilmu tersebut, umat islam saat ini, sangat membutuhkan generasi yang menguasai ilmu-ilmu penting lainnya, agar mudah melayani dan membela agama; mampu melindungi tempat suci, kehormatan dan aqidahnya serta tidak bergantung sepenuhnya kepada non muslim dalam kehidupan bermasyarakat. Ilmu-ilmu tersebut antara lain : ilmu astronomi, teknik, kedokteran, ekonomi, sosial-politik, militer, seni, sastra dansebagainya.

Al-Qur’an adalah wahyu yang terakhir yang datang dari Allah swt. Manusia modern akan selalu berusaha menganalisa dan membuktikan kebenaran Al-Qur’an. Mereka berdalih bahwa kitab yang datang dari Tuhan harus terbukti tahan ujian waktu, dan benar,Al-Qur’an bahkan sampai hari ini dan akan datang, bisa dianalisa dan dibuktikan kebenarannya.

Pada zaman dimana puisi dan sastra sangat mendominasi kehidupan manusia, Allah swt. menantang manusia yang masih meragukan kebenaran Al-Qur’an “Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al- Qur’an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.” ( Qs. 2:23 )

Bahasa Al-Qur’an begitu menakjubkan, tidak dapat dilampaui namun dapat dimengerti, tidak menyimpang dan pada waktu yang sama sangat menyelamatkan. Lalu datanglah masa kini, zaman ilmu pengetahuan dan teknologi. Al-Qur’an yang berisi lebih dari 6200 ayat, diantaranya lebih 1000 ayat yang menjelaskan tentang ilmu pengetahuan.


Dalam bidang Astronomi, kalau kita bertanya kepada ilmuan bagaimana alam semesta terbentuk dan ada, mereka akan memberitahu tentang big bang theory (teori ledakan besar). Mulanya di langit ada sekelompok bintang yang nampak seperti kabut yang dinamakan nebula, lalu ada pemisahan kedua yang membentuk galaksi, lebih jauh; terjadi pemisahan menjadi tata surya yang melahirkan matahari, sejumlah planet, bulan dan bumi. Allah telah menjelaskan hal ini dalam Surah Anbiya. “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?.” (Qs.21:30).

Ayat ini bicara tentang big bang theory, bayangkan, apa yang kita temukan masa kini, Al-Qur’an telah menyebutkannya lebih dari 1400 tahun yang lalu. Allah juga mengatakan dalam surah Fushshilat “Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa." Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati.”(Qs. 41:11).
Dalam bahasa arab kata dukhan artinya asap. Jika anda bertanya kepada ilmuan bagaimana awal alam semesta, mereka akan mengatakan bahwa alam semesta pada mulanya bukan berbentuk padat tapi gas yang tampak seperti asap.

Dulu orang menganggap bahwa bumi ini datar, sehingga mereka takut pergi terlalu jauh karena nanti bisa terjatuh,baru pada tahun 1597 ketika Francis Drake; berlayar mengelilingi bumi kemudian membuktikan bahwa dunia ini berbentuk bulat. Bukankah Allah telah menyebutkannya dalam Al-Qur’an surah Luqman.“Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Qs. 31:29).

Penyatuan adalah proses yang lambat dan bertahap. Malam secara perlahan dan bertahap berubah menjadi siang dan siang secara perlahan dan bertahap berubah menjadi malam, gejala ini hanya mungkin terjadi jika bumi berbentuk bulat, tidak mungkin bumi berbentuk datar, jika bumi berbentuk datar maka akan ada perubahan yang mendadak.
 
Hal ini diperkuat oleh Allah pada firman-Nya dalam surah Az-zumar . “Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (Qs. 39 : 5)
Kata Kawwara dalam bahasa Arab berarti melewati / menggulung. Gejala ini hanya akan terjadi jika bumi berbentuk bulat dan tidak mungkin terjadi jika bumi berbentuk datar. Firman Allah dalam surah An-Naazi’aat . “Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.”(Qs. 79 : 30).

Kata dasar dari Dahahaa berarti keteluran, bukan sembarang telur tetapi khusus mengacu pada telur burung unta. Sedikit menyempit dari puncaknya dan menonjol dari pusat. Jadi Al-Qur’an telah menunjukkan bentuk tepat geospherical dari bumi lebih 14 abad yang lalu.
Sebelumnya kita berpikir bahwa cahaya bulan adalah cahayanya sendiri, barulah akhir-akhir ini kita tahu bahwa cahaya bulan adalah cahaya matahari yang dipantulkan. Bukankah Allah telah mengatakannya dalam surah Al-Furqan ayat 61, dalam surah Yunus ayat 5. Pesan yang sama juga diulang pada surah Nuh.“Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita? (Qs.71:16).

Sebelumnya ilmuan Eropa mengatakan bahwa bumi berdiri sendiri sebagai pusat planet dan benda-benda langit lainnya termasuk matahari mengelilingi bumi. Ini dikenal sebagai teori geocentrism. Teori ini dipercaya para ahli pada abad ke-2 SM dan bertahan selama 16 abad lamanya, sampai Copernicus mengatakan bahwa bumi dan planet lainnya berputar mengelilingi matahari.

Tahun 1609, Yohannes Kippler menulis dalam bukunya Astronomi dan Norwegia, bahwa bukan hanya bumi dan planet yang berputar mengelilingi matahari, mereka juga berputar diporosnya sendiri.

Disekolah kita bahkan diajarkan bahwa bumi dan planet berputar pada porosnya sendiri dan berputar mengelilingi matahari, sedangkan matahari tetap dan tidak berputar pada porosnya, tapi Allah berfirman pada surah Al-Anbiya. “Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Qs. 21 : 33)
Kata dasar dari Yasbahuna berarti gerakan dari badan yang bergerak. Hal ini menunjukkan bahwa matahari juga berputar pada porosnya.

Demikian tinggi dan benarnya Al-Qur’an sehingga ilmuan Barat pun mengkaji Al-Qur’an untuk kepentingan riset mereka, walaupun tanpa disertai keimanan dan ketaqwaan. Lantas mengapa justru kita yang mengabaikan Al-Qur’an?. Mengapa kita sering melihat bagaimana seorang pelajar ataupun mahasiswa menghabiskan semua umurnya untuk mengkaji ilmu eksak, sementara dia tidak pernah sekalipun menyelesaikan kajian tafsirnya?


Sumber: http://www.facebook.com/topic.php?uid=56461728229&topic=9609